Showing posts with label Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Bisnis. Show all posts

Tuesday, May 21, 2013

5 Hal Penting Saat Memilih Universitas

KAMPUS— Sudah memiliki jurusan atau bidang yang Anda minati untuk kuliah? Itu belum cukup. Anda juga perlu memilih universitas yang tepat untuk belajar bidang studi tersebut.

Pasalnya, tak semua universitas dengan bidang studi tertentu memiliki kualitas yang tepercaya. Anda harus cakap memilihnya. QS Top Universities berbagi lima hal penting yang harus diperhatikan saat memilih universitas. Apa saja?

1. Peringkat universitas
Informasi tentang pemeringkatan perguruan tinggi perlu diketahui jika Anda bertujuan untuk kuliah di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia maupun di dunia. Cobalah cari pemeringkatan perguruan tinggi berdasarkan jurusan yang memang Anda tuju.

Namun ingat, pemeringkatan ini sifatnya dinamis. Selain peringkatnya, Anda perlu memastikan metodologi dan indikator pemeringkatan tersebut. Ini juga berguna untuk mencocokkan indikator pemeringkatan dan kriteria perguruan tinggi yang memang ingin Anda tuju.

2. Sistem penilaian
Sistem penilaian atau rating untuk suatu perguruan tinggi akan membantu Anda membandingkan institusi pendidikan yang berbeda. Biasanya, penilaian disertai dengan informasi detail mengenai keunggulan dari suatu perguruan tinggi dan program studi yang ada di dalamnya.

3. Pendapat para ahli
Peringkat dan sistem penilaian atau rating biasanya diperkuat oleh pendapat para ahli. Coba temukan artikel yang ditulis oleh orang-orang yang memang tahu banyak tentang pendidikan tinggi dan bersedia memberikan masukan dan prediksi mengenai perkembangan ilmu pengetahuan tertentu.

Semuanya bisa ditemukan dengan mudah di internet, termasuk juga Twitter. Sediakan waktu untuk melakukan riset kecil-kecilan karena itu akan memengaruhi pilihanmu nantinya. Selain itu, manfaatkan jaringan dengan para alumninya untuk memeroleh informasi sebanyak-banyaknya mengenai program studi dan universitas yang ingin Anda tuju.

4. Pameran pendidikan
Jika universitas yang Anda tuju menggelar pameran pendidikan, tentu Anda wajib menghadirinya. Hadir dalam ajang ini merupakan kesempatan yang baik untuk mengetahui seperti apa kehidupan di universitas tersebut, bagaimana proses untuk masuk dan tentu saja untuk menjawab segala pertanyaan Anda yang belum terjawab.

5. Petunjuk lokasi
Jika Anda berencana kuliah di luar kota, atau bahkan luar negeri, proses seleksi perguruan tinggi juga perlu mencakup riset kecil mengenai lokasi dan lingkungan sekitarnya.

Perhatikan lingkungan di sekitar kampus, termasuk tempat tinggal dan fasilitas penunjang kehidupan sehari-harinya. Ini termasuk faktor X yang akan memengaruhi prestasi Anda nantinya di bangku kuliah. Jika Anda memilih studi ke luar negeri, pikirkan cuaca, seperti suhu, di daerah tersebut. Pikirkan juga kemampuan Anda berbahasa lokal.

Jadi, sudah yakinkah Anda dengan pilihan universitas Anda sekarang?

Saturday, May 18, 2013

20 Lampu LED Sinari Jembatan Ampera Palembang

Palembang, 20 lampu light emitted display (LED) digunakan untuk menyinari Jembatan Ampera di kota Palembang. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program "Kota Terang Hemat Energi" yang digelar oleh PT Philips Indonesia.

Menurut Head of Marketing Lighting Philips Indonesia, Ryan Tirta Yudhistira, saat ditemui VIVAnews usai acara talk show di Palembang, Sumatera Selatan, semalam, untuk menerangi  jembatan Ampera yang memiliki tinggi 63 meter itu memerlukan intesitas cahaya yang tinggi.

"Untuk jembatan Ampera kami pakai tiga jenis produk yang berbasiskan LED. Salah satunya kami pakai produk colorich powercore, di mana ada sistem untuk mengubah warna. Kapasitasnya adalah 200 watt dan untuk di jembatan Ampera ini kita gunakan 20 titik," ujarnya. 

Ryan menuturkan, meski memerlukan intensitas yang tinggi dan banyak lampu untuk menerangi jembatan Ampera itu, bukan berarti harus menggunakan energi yang banyak. Untuk mengemat itu, Philips memberikan solusi dengan produk LED.

"Meski jembatan Ampera butuh intensitas yang tinggi, tetapi bukan berarti harus mengeluarkan energi yang tinggi pula. Terang tetapi hemat energi, itu tujuan kami," kata dia.

Selain itu, menurut Ryan, meski untuk penerangan di jembatan Ampera menggunakan lampu LED itu dibutuhkan biaya sebesar Rp800 juta, tapi ini bisa menghemat biaya Rp300-600 setiap tahunnya jika dibandingkan lampu sorot yang sebelumnya biasa digunakan.

"Harganya lampu yang digunakan untuk jembatan berkisar Rp30-40 juta satu buah. Jadi, tidak murah. Namun, ini bukan masalah murah tidak murah, tapi pengematannya. Untuk apa beli produk yang murah tapi bayar listriknya mahal?" jelas Ryan.

Bloomberg: Bill Gates Kembali Jadi Orang Terkaya Sedunia

SAO PAULO, Bill Gates berhasil merebut posisi sebagai orang terkaya dunia dari taipan Meksiko, Carlos Slim, Kamis (16/5/2013). Ini merupakan pertama kalinya bagi Gates sejak 2007 menikmati orang terkaya sedunia.

Berdasarkan Billionaires Index Bloomberg, kekayaan Gates pemilik Micosoft Corp saat ini bernilai 72,7 miliar dollar AS. Nilai ini naik 16 persen year to date.

Kondisi sebaliknya dialami Slim yang nilai kekayaannya anjlok 14 persen tahun ini setelah Kongres Meksiko mengesahkan undang-undang yang dapat menghancurkan dominasi pasar yang dikuasai Slim. Aturan itu pula yang menghapus kekayaan bersih Slim sebesar 3 miliar dollar AS.

"Pada saat mereka membicarakan mengenai reformasi di sebuah negara yang secara umum miskin, posisi orang terkaya yang berada di posisi puncak bukanlah hal yang bagus. Slim memonopoli situasi pasar di Meksiko dengan cukup baik. Sementara konsumen telepon Meksiko membayar lebih mahal daripada seharusnya. Kami menghargai upaya Pemerintah Meksiko," kata Greg Lesko, Managing Director Deltec Asset Management LLC, di New York.

Undang-undang yang baru saja disahkan oleh Pemerintah Meksiko pada bulan lalu, yang juga didukung oleh Presiden Enrique Pena Nieto, akan memberikan kekuasaan kepada pihak regulator untuk menekan perusahaan telepon yang memiliki pangsa pasar 50 persen untuk melepas sahamnya atau memaksa mereka membagi jaringannya.

Catatan saja, American Movil milik Slim mengempit pangsa pasar sebesar 70 persen di Meksiko.

Di sisi lain, saham Microsoft sudah melejit 28 persen pada tahun ini, yang dipicu pengendalian biaya dan penjualan bisnis yang dilakukan perusahaan. Kekayaan Gates juga kian membukit seiring kenaikan harga saham-saham yang dimiliki, termasuk di antaranya Canadian National Railway Co dan Republic Services Inc.

Sementara itu, di posisi ketiga orang terkaya dunia adalah Warren Buffet, pemilik Berkshire Hathaway Inc dengan nilai kekayaan 59,7 miliar dollar AS. Nilai kekayaan Buffet lebih besar 3,7 miliar dollar AS dari posisi keempat, Amancio Ortega, yang merupakan orang terkaya Eropa. 


Sumber :http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2013/05/17/11523649/Bloomberg.Bill.Gates.Kembali.Jadi.Orang.Terkaya.Sedunia

Saturday, May 11, 2013

Tak Perlu Jadi Sarjana Ekonomi untuk Sukses


Sir Richard Branson, pemilik Virgin Records dan Virgin Airlines, ternyata D.O. dari sekolah pada usia 16 tahun.

Wiraswasta terkenal ini juga mengatakan, perekonomian Australia akan bermanfaat bila ada kuota resmi guna memasukkan lebih banyak wanita menjadi dewan direksi perusahaan.

Berbicara sebagai tamu di Sekolah Bisnis Universitas Queensland, Jumat (10/5/2013), Sir Richard mengatakan perlunya dipikirkan untuk mengalihkan dana yang semula diperuntukkan bagi para mahasiswa ke dana wiraswasta guna membantu para mahasiswa jurusan ekonomi.

"Kalau kita bicara mengenai pendidikan bisnis, ada debat yang menarik," kata Sir Richard seperti dilaporkan oleh The Brisbane Times.

Mencapai keberhasilan, lanjutnya, adalah sesuatu yang susah diajarkan di universitas. "Sebagai seorang wiraswasta, kita hanya perlu tahu penambahan, pengurangan, dan pengalian. Itu sudah Anda dapatkan ketika berusia 15 tahun. Yang penting selanjutnya adalah membuat produk yang mau dibeli orang. Anda bisa menggaji orang lain untuk melakukan penghitungan bisnis untuk Anda," kata Sir Richard yang memiliki kerajaan bisnis bernama Virgin tersebut.

Menurut laporan koresponden Kompas di Australia L Sastra Wijaya, seorang pengusaha muda bernama Mick Spencer yang juga tampil bersama Sir Richard menyetujui pendapat tersebut.
Menurut pengusaha yang berusia 22 tahun yang mendirikan bisnis On The Go itu, universitas selama ini hanya mencetak mahasiswa untuk menjadi pekerja, bukan pemilik, dan para mahasiswa yang melakukan magang di tempatnya sering mengatakan bahwa mereka belajar lebih banyak di tempat kerja dibandingkan di bangku kuliah.

Ketika berbicara mengenai apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan budaya bisnis Australia, Sir Richard mengatakan sudah waktunya untuk memperhatikan dengan serius pasar Asia karena kedekatan geografis.

Saat berbicara mengenai perlunya peningkatan peran wanita di dunia bisnis, Sir Richard Branson mendorong adanya kuota resmi. Branson memberi contoh di negara-negara Skandinavia yang memaksa perusahaan untuk menempatkan lebih banyak wanita di jajaran direksi. Hal tersebut meningkatkan kesejahteraan di dalam bisnis maupun masyarakat secara keseluruhan.

"Di perusahaan saya sendiri, saya belum berhasil melakukannya. Saya kira ini sesuatu yang harus dipaksakan lewat hukum," kata Branson.

Di Australia pada Maret lalu, seorang anggota dewan Bank Sentral Australia Catherine Tanna mengatakan, kuota jumlah wanita di jajaran direksi adalah ide yang bagus.

"Memang tidak ada wanita muda yang mau diangkat ke satu posisi hanya karena kuota. Namun, dengan semakin bertambahnya usia, sering terlihat banyak wanita hebat yang tidak mendapatkan kesempatan sehingga pemaksaan lewat kuota mungkin harus dilakukan," kata Tanna.

Menurut statistik, 60 persen dari 200 perusahaan terbesar di Australia tidak memiliki satu wanita pun di jajaran manajemen senior pada tahun 2011. Dari 500 perusahaan, hanya ada 12 wanita yang menduduki posisi direktur eksekutif.

Older Posts Home